Pantaskah Mereka Menyebut NamaMu
Aku berkali-kali memanggil namaMu, begitu pula mereka.
Terkadang aku merasakan keberadaanMu, namun lebih sering aku lalai padaMu. Aku
merasa berdosa ketika tersenyum sinis melihat umatMu yang tak pernah menyembah
padaMu tapi selalu menyebut nyebut dan memohon padaMu. Seolah-olah aku yang
paling baik. Siapalah aku? Aku ingin bertanya padaMu. Lebih sayangkah Engkau
padanya dari padaku? Ya Tuhan entah setan apa yang merasukiku sampai aku berani
mempertanyakan rasa sayangMu pada umatMu.
Ketika aku diposisi mereka. Pantaskah aku masih meminta
padaMu, menyebut namaMu ketika aku tak pernah memberi, bersujud dan patuh
padaMu? Kenapa rasa egois dan iri hati ini terus menggerogoti kalbuku Ya Allah?
Bantu aku agar tidak menjadi hambaMu yang yang memiliki sifat syirik dan
dengki. Agar hati ini damai dan tenang.
Tapi bukankah ini kehidupan yang sebenarnya, dengan berbagai
macam pikiran dalam benak hati dan pikiran. Seburuk-buruknya seseorang siapa
yang tau hatinya? Sepertinya aku harus lebih banyak bercermin sebelum bibir
berucap kata tak sedap. Siapa tau seseorang yang banyak mengumpat dan tak
pernah bersujud padaMu, diam-diam setiap malam selalu berdzikir dan bersujud
padaMu. Be positive thinking itulah
kuncinya kurasa. Tuhan Maha segala-galanya.
Ya Tuhanku ketika aku melakukan hal salah ingatkanlah aku
dan tegurlah hamba seperti ini..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar