Mati rasa..
Apakah itu kata yang benar untuk ku rasaku kini. Mereka mencoba mendekat memberikan rasa dan perhatian yang dulu kuingin. tapi beda yang kurasakan. Kenapa aku tak bisa merasakan getaran itu kembali? apakah terlalu cepat padahal aku ingin segera move mencari peraduan tempat baru. Apakah sendiri kini menjadi kata yang tepat di usiaku yang semakin bertambah. Entahlah aku tak tau bagaimana jalan yang dihadapkan Tuhan untukku.
Kupejamkan mata mencoba merasakan semuannya, mencari jawaban, tapi gang buntu yang kudapat. Gelap dan penuh air mata. Jalan apa yang harus kutempuh sekarang Tuhan?? Melepaskan mereka semua?? fokus jalani karir?? Tunjukkan padaku.
17/10/15
Tidak ada komentar:
Posting Komentar