Dia pergi lenyap dari genggaman
Mencari kehidupan baru
Menjauh dari hidupku
Di depanku, dimataku
Sia bodoh dan lugu
Di depanku, dimataku
Dia tenang terlalu pendiam
Semua itu entah hanya topeng
Mata mereka menilai beda
Sandiwara apa yang ia mainkan
Aku termakan umpannya
Bayangnya,,,
Lebih tepatnya raganya
Kini tak pernah kujumpai
Ia pergi
Tanpa pesan untukku
Aku, hanyalah aku
Hanya sunnah baginya
Inikah yang membuatnya pergi
Tak perlu pesan
Tak perlu alasan
Apakah ada yang salah dengan fikiranku
Aku mengharap sosok yang melindungi
Tapi jelas bukan dia
Aku mengharap sosok wibawa
Tapi jelas bukan dia
Aku mengharap sosok ceria
Tapi jelas bukan dia
Aku mengharap sosok rupawan
Tapi jelas bukan dia
Lalu apa yang membuat dia selalu muncul dalam fikirku………
Tidak ada komentar:
Posting Komentar