Tuhan,,,
Air mata itu
kembali mengalir, sakit dan perih karena dia sudah memiliki yang baru IYA. Tapi
ada yang lebih menjadi beban dalam pikiranku saat ini. Aku mengkhawatirkan
diriku sendiri. Sampai detik ini aku berfikir. Kapan terakhir kalinya aku tertawa
lepas? Kapan terakhir kalinya aku memikirkan waktu untuk diriku sendiri? Aku bahkan sudah lupa karena hidupku terlalui
penuh tentangnya.
Aku ingin merubah
itu, tapi ketakutan itu hadir. Ketakutan bahwa aku tak bisa jatuh cinta lagi,
mengalihkan rasa ini pada orang lain. aku takut tak bisa bahagia di akhir
cerita, aku takut dia lebih bahagia dari aku, aku takut waktu tidak bisa
menyembuhkan luka dan mengubah ingatan tentangnya menjadi kenangan, aku takut
jika hanya keterpurukan yang hadir padaku.
Aku mencoba
menepis segala ketakutan itu sendirian karena aku tak tau harus
mendiskusikannya dengan siapa. Aku bosan ketika aku mencoba bercerita yang
kudapat hanya perintah untuk melupakannya bahkan terkadang kemarahan dan
olokkan kebodohanku. Aku tak butuh itu semua. Andai aku bisa aku juga ingin
menghilangkan semua ingatan dan rasa ini. Tak perlu diberitahupun aku tahu ini
salah, memiliki rasa padanya itu salah karena dia orang brengsek. Aku sangat
tahu itu tanpa kalian mengatakan aku bodoh dan rendah. Aku sendiri juga marah
pada hatiku. Hati dan otak tak bergerak seirama. Aku tahu ini semua salah dari
awal karena aku lebih mengikuti hatiku.
Dan kini aku
jujur, sebenarnya aku dipenuhi rasa bingungdan ketakutan ini. Aku bingung harus
bagaimana lagi, mencari kesibukan iya. Aku sadar aku sudah harus bekerja tapi
lagi-lagi keberuntungan belum sepenuhnya memihakku. Aku takut sangat takut.
Tapi aku mencoba meyakinkan diri. Tuhan Maha Adil. Dia punya rencana indah
untukku, itu adalah satu-satunya harapan yang kupunya saat ini. Bantuan dari
Tuhan karena jujur aku tak tahu harus berbuat apa lagi.
Aku ingin kembali
merasakan kebahagiaan itu. Ya Allah, Tuhanku.. terlepas dari semua sakit yang
dirasakan oleh hati. Segera bekerja. Mandiri dan membahagiakan orang tua. Tunjukkan
jalanMu Ya Allah menuju rizki, dan kebahagian itu. Aku akan selalu berusaha
menjadi hambaMu yang patuh dan menjaga nilai-nilai yang Engkau ajarkan. Semoga
Engkau selalu melindungi dan memberiku kekuatan. Terima kasih atas semua nikmat
yang telah Engkau berikan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar